Seni Rupa & Pertunjukan

  • Yang Berhasil Nyangkut di 2021

    Yang Berhasil Nyangkut di 2021

    Sudah jelas kalau 2021 adalah tahun yang luar biasa sulit, meski diam-diam saya agak menikmatinya. Mungkin seperti terjebak dalam sindrom Stockholm, tapi ya, begitulah. Saya menikmati lockdown—menikmati pergerakan yang dibatasi, terkungkung secara fisik. Saya menikmati kondisi menanti-menanti, berada di antara.

  • Mengingat Kembali Bali yang Sejati

    Mengingat Kembali Bali yang Sejati

    Ubud kini tak lagi sehening dulu. Kafe-kafe dan butik-butik trendi telah bermunculan di sudut-sudut kota kecil itu layaknya jamur di musim hujan. Akan tetapi, di tengah riuhnya turis yang celingak-celinguk mencari arah di Jalan Raya Ubud, sebuah gapura megah masih berdiri, menjadi batas antara ruang kota yang bergerak cepat menuju modernitas dengan ruang gerak…

  • Menikmati Mi Instan Hasil Mutasi

    Menikmati Mi Instan Hasil Mutasi

    Apakah sebuah pameran karya seni harus dilakukan di sebuah galeri seni? Tidak juga. Ada banyak ruang alternatif yang bisa digunakan untuk memamerkan karya-karya seni. Lobi hotel, kafe, pusat perbelanjaan, gudang tak terpakai, bahkan di luar ruang seperti sisi trotoar atau hutan sekalipun. Selama bulan Januari ini, sebuah ruang kecil di dalam Tobucil, toko buku…

  • Tari dan Arsitektur dalam Dance City, Density!

    Tari dan Arsitektur dalam Dance City, Density!

    Tak ada panggung. Penonton berkumpul di sebuah sudut, di sebelah kiri pintu masuk galeri NuArt Sculpture Park, dekat patung kuda berjudul Rebellious. Ada yang berdiri, ada yang berjongkok, ada yang duduk seadanya di lantai batu, mengitari sebuah taman kecil yang minim cahaya. Seorang penari berjalan-jalan di antara pepohonan yang menjulang di taman itu, seakan…